Jadinya daftar sekolah ngga ya tahun ini?

Beberapa hari lagi menuju 5 tahun usia kak Zahra.
Benar-benar waktu begitu terasa cepat berlalunya. Setahun itu cepat yaa, perasaan baru Maret lalu kami mendaftarkan kakak yang mau sekolah katanya namun terpaksa "harus" merelakan batal sekolah karena kondisi saat itu ayah yang ternyata harus pergi diklat ke Jakarta selama 3 bulan lamanya, jadilah kami kembali membujuknya untuk membatalkan kakak bersekolah (daftar TK A waktu itu).
Akhirnya setahun ini kakak lalui hari seperti sebelumnya, "bermain bebas" berkegiatan bersama ibu, ayah dan adik belajar melalui apapun yang ditemuinya. Banyak berpergian baik itu yang direncanakan ataupun "bonus" alias ikut ayah dinas sambil bisa ikut jalan-jalan :)


Kini, setahun kemudian pertanyaan serupa kembali ditanyakan baik dari keluarga terdekat maupun orang lain di sekitar kami. hehehe mungkin karena postur tubuh kakak yang sudah tak mungil lagi, cocoknya sudah jadi anak sekolahan kali ya kak..


Saya pribadi dan suami sih sebenarnya santai saja menanggapinya. Kami kembalikan lagi pada kakak. Mengajaknya berdiskusi santai sambil memberikan gambaran kondisi keluarga saat ini yang masih harus stay di disini karena ayah juga belum kena mutasi :D
Yang artinya kami harus siap ditinggal ayah saat ada dinas luar kota ataupun diklat (*ini sih sebenarnya ibunya yang beraaat, haha)
Tapi sih tidak menutup kemungkinan kan, sebentar lagi akan ada berita mutasi kerja ayah hohoho masih ngarep, bu.. :D


Daaan jawaban kakak sungguh di luar dugaan, yang tadinya kami sudah siap jika kakak meminta didaftarkan sekolah lagi eh malah kakak bilang "Kakak gak usah sekolah TK gak apa2 lah, langsung SD saja, kayak ayah" *iyee ayah nya dulu begitu hihihi
Gak cuma sekali saja kakak utarakan, melainkan disetiap forum diskusi keluarga kami tanyakan berulang kali untuk memastikan tidak ada perasaan kecewa di kemudian hari. Alhamdulillah jawabannya masih konsisten sampai hari ini, membuat kami sedikit tenang perihal alokasi dana yang awalnya untuk sekolah bisa nih dibuat travelling hahaha lagi-lagi maunya ibu ini sih! :D


Ngga ding! kali ini bahasannya lebih serius ya..
Di usia yang memasuki tahun ke 5 ini, kakak akan dibimbing lebih teratur menjalankan jadwal kesehariannya (tentu ini kami juga yang harus KONSISTEN)


Apakah itu artinya kami akan menjalankan HOMESCHOOLING? hmm lebih tepatnya kami akan menerapkan HOME EDUCATION (HE). Yang mana HE ini sudah selayaknya dilakukan pada setiap keluarga , bukan?! :)


Untuk sekolah, tentu saja saya akan membebaskan anak-anak untuk memilih sekolah mana yang nantinya sesuai dengan kebutuhan mereka. Artinya kami juga harus siap jika mereka nantinya memilih "sekolah sama ibu saja" seperti yang sering kakak bilang, jika ada yang bertanya "sekarang sekolah dimana?"


Berhubung memang di usia anak-anak yang masih dalam periode golden age sejak awal kami berkomitmen ingin terlebih dahulu menumbuh kembangkan fitrah keimanan meskipun juga tetap tidak mengesampingkan fitrah lainnya. Intinya tetap bertujuan menggali potensi sesuai Fitrahnya.


Kami bersepakat untuk tidak terburu-buru melepaskan anak-anak ke sekolah formal, selagi kami mampu membimbing dan mendidiknya sendiri InsyaAllah dengan segenap hati, jiwa dan raga akan kami lakukan untuk menjalankan amanahNYA.


Lalu selanjutnya bagaimana?? Jadwalnya? Teknis dan metode belajarnya? Kurikulum? Dll nya? Hehehe sabarrr inipun masih proses dibahas oleh kami berdua dan juga melibatkan kakak inginnya seperti apa. Semoga semuanya berjalan lancar dan berkah untuk kami sekeluarga.


Mohon doanya juga ya.. :)

Komentar

Popular Post